Desa Wisata Noyo Gimbal View merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Jepon Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah Desa Bangsri berjarak sekitar 6,3 km atau 15 menit dari Ibukota Kabupaten Blora. Rute menuju Desa Bangsri dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Jumlah penduduk di Desa Bangsri yaitu sebanyak 3.215 jiwa. Pengembangan Desa Wisata Bangsri dimulai pada Tahun 2020. Sebelum hadirnya wisata Noyo Gimbal View yang kini menjadi daya tarik utama dengan keunikannya, desa ini terlebih dahulu mengembangkan potensi lokal melalui program Kampung Pelangi dan kolam lele. Kampung Pelangi dirancang untuk memperindah lingkungan desa dengan warna-warni yang menarik, sementara kolam lele diharapkan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Namun, kedua program tersebut menghadapi berbagai kendala, baik dari segi keberlanjutan maupun pengelolaan yang belum optimal. Dari pengalaman tersebut, munculah ide inovatif untuk mengembangkan wisata Noyo Gimbal View, yang mengusung konsep unik dengan menggabungkan sejarah pejuang kemerdekaan yang bernama noyo sentiko (noyo gimbal) dengan inovasi keindahan alam hasil kreatifitas para pemuda desa sehingga menjadi sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi desa.
Kolaborasi Sejarah dan Kreativitas: Daya tarik utamanya terletak pada konsep yang menggabungkan sejarah pejuang lokal Noyo Sentiko dengan kreativitas inovatif para pemuda desa. Noyo Gimbal View membuktikan bahwa sejarah dapat dihidupkan kembali melalui sentuhan seni dan kreasi modern.
Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial: Noyo Gimbal View adalah motor penggerak ekonomi kreatif di Desa Bangsri.
Pemberdayaan Disabilitas: Noyo Gimbal View secara aktif memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas lokal, menciptakan lingkungan yang inklusif dan mendorong kemandirian.
Ekonomi Berbasis Komunitas: Mulai dari produksi celengan gipsum yang berkolaborasi dengan proyek NFT global, dawet legendaris dari warga setempat, hingga greenhouse PKK untuk ketahanan pangan, semua menunjukkan ekosistem ekonomi yang mandiri dan saling mendukung.
Keberlanjutan Lingkungan: Tempat ini menerapkan konsep pariwisata yang bertanggung jawab. Melalui sistem Mina Tani, greenhouse, dan pengelolaan sampah yang mengolah kembali sampah organik menjadi pupuk, Noyo Gimbal View menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian alam.
Pelestarian Budaya Lokal: Noyo Gimbal View menjadi wadah bagi warga untuk melestarikan dan menampilkan budaya lokal. Kehadiran sanggar budaya dan pertunjukan seni seperti Barong dan Tayub menjadi bukti nyata bahwa pariwisata dapat berjalan beriringan dengan tradisi.
Prestasi dan Pengakuan: Keberhasilan Noyo Gimbal View diakui secara luas, terbukti dengan masuknya Desa Bangsri ke dalam 15 besar Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2023. Prestasi ini mengukuhkan Noyo Gimbal View sebagai destinasi wisata yang inovatif dan inspiratif.
Eksplorasi Fasilitas dan Daya Tarik Utama : Manfaatkan kunjungan Anda untuk menjelajahi berbagai fasilitas yang tersedia, seperti wahana Rainbow Slide dan Kereta Sawah, yang menawarkan pengalaman rekreasi menarik. Selain itu, pengunjung dapat mengabadikan momen di berbagai spot foto tematik yang dirancang secara unik di seluruh area wisata.
Menikmati Kuliner Lokal : Pengunjung sangat dianjurkan untuk mencicipi hidangan otentik di Resto 5758. Menu Wader dan minuman Dawet yang legendaris merupakan sajian khas desa yang menjadi andalan dan wajib dicoba untuk melengkapi pengalaman kuliner.
Partisipasi dalam Kegiatan Edukatif dan Kreatif : Noyo Gimbal View menawarkan program edukasi yang berharga. Pengunjung dapat berpartisipasi dalam kegiatan kreatif seperti mewarnai celengan gipsum atau mempelajari langsung konsep pertanian terintegrasi Mina Tani yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan.
Mengalami Kekayaan Budaya : Sebelum berkunjung, disarankan untuk mencari informasi jadwal pertunjukan seni di Sanggar Budaya. Hal ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menyaksikan secara langsung pertunjukan seni tradisional khas Blora, seperti Barong dan Tayub, yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.
Mendukung Produk Ekonomi Kreatif : Sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas, pengunjung dapat membeli produk-produk kreatif hasil karya masyarakat setempat. Tersedia berbagai pilihan, mulai dari kerajinan celengan gipsum yang unik hingga kaos sablon yang diproduksi oleh BUMDes.
Belum ada atraksi
Belum ada homestay